NORDIC COFFEE EQUIPMENT

AFTERBURNER

Membuang asap dari pembakaran mesin roasting

Spesifikasi AfterBurner AFB 30

SpesifikasiDetail
ProdukAfterBurner
ModelAFB 30
FungsiMembantu mengolah asap dan gas buang mesin roasting
Konsumsi Daya2.000 Watt
Konsumsi Gas150–400 gr/batch
Berat Mesin±200 kg
Dimensi±1,1 × 1 × 2,5 m
Urutan DimensiPanjang × Lebar × Tinggi
Dimensi InstalasiKondisional / dapat menyesuaikan instalasi
AplikasiCoffee Roasting System

Pengenalan Produk

Apa Itu AfterBurner Mesin Roasting?

Afterburner adalah sistem yang digunakan untuk melakukan pembakaran lanjutan terhadap asap dan gas buang yang dihasilkan selama proses roasting kopi.

Ketika kopi dipanggang, mesin roasting menghasilkan asap, aroma, dan gas buang yang kemudian dialirkan menuju sistem exhaust.

After burner ditempatkan pada jalur tersebut untuk memproses kembali gas buang menggunakan temperatur tinggi sebelum udara diteruskan menuju saluran pembuangan.

Fungsi Utama

Fungsi AfterBurner AFB 30

Fungsi utama AFB 30 adalah membantu mengolah asap dan gas buang dari proses roasting kopi melalui proses pembakaran lanjutan.

Penggunaan after burner dapat membantu:

  • Mengurangi intensitas asap dari proses roasting.
  • Membantu mengurangi aroma atau bau roasting yang keluar melalui exhaust.
  • Membantu membakar sebagian residu dan material organik yang terbawa pada gas buang.
  • Mendukung sistem exhaust pada fasilitas coffee roastery.
  • Membantu menciptakan lingkungan produksi yang lebih terkontrol.
  • Menjadi bagian dari sistem roasting skala komersial maupun industrial.

Kenapa Pilih Nordic

Keunggulan AfterBurner AFB 30

Pengolahan Asap Setelah Proses Roasting

AFB 30 dirancang sebagai equipment tambahan yang menerima gas buang dari mesin roasting dan melakukan secondary combustion atau pembakaran lanjutan.

Hal ini membantu mengurangi jumlah material yang terbawa bersama asap sebelum dialirkan ke exhaust.

Mendukung Coffee Roastery dengan Produksi Besar

After burner sangat relevan untuk roastery yang memiliki aktivitas roasting rutin dan membutuhkan sistem penanganan asap yang lebih baik dibandingkan hanya menggunakan saluran exhaust standar.

Konsumsi Gas 150–400 Gram per Batch

AFB 30 memiliki konsumsi gas sekitar 150–400 gram per batch, tergantung kondisi penggunaan dan konfigurasi sistem.

Daya 2.000 Watt

Sistem membutuhkan konsumsi listrik sekitar 2.000 Watt sebagai bagian dari operasional mesin.

Dapat Dikombinasikan dengan Mesin Roasting

AFB 30 dapat diintegrasikan dengan sistem mesin roasting kopi dan instalasi ducting sesuai kebutuhan area produksi.

Konfigurasi instalasi dapat menyesuaikan kapasitas roasting, posisi mesin, layout ruangan, serta sistem exhaust yang digunakan.

Bagaimana Cara Kerja AfterBurner?

Saat proses roasting berlangsung, asap dan gas buang dari coffee roaster dialirkan melalui ducting menuju After Burner AFB 30.

Di dalam sistem after burner, gas buang menerima proses pembakaran tambahan pada temperatur tinggi.

Setelah melewati tahapan tersebut, udara kemudian diteruskan menuju sistem exhaust.

Alur sederhananya:

Green Coffee Beans → Coffee Roaster → Roasting Process → Asap & Gas Buang → After Burner AFB 30 → Exhaust

Karena itu, after burner bukan mesin untuk memanggang kopi secara langsung, tetapi merupakan equipment pendukung sistem roasting yang menangani hasil gas buang dari proses roasting.

Mengapa Coffee Roastery Membutuhkan AfterBurner?

Proses roasting kopi menghasilkan panas, asap, aroma, serta gas buang. Semakin tinggi volume produksi suatu roastery, semakin besar pula kebutuhan untuk mengelola aliran gas buang secara tepat.

Penggunaan after burner mesin roasting memberikan tahapan pengolahan tambahan setelah asap keluar dari roaster.

Hal ini terutama berguna untuk:

  • Coffee roastery di area komersial.
  • Roastery dengan aktivitas roasting rutin.
  • Fasilitas produksi roasted coffee beans.
  • Coffee factory.
  • Industrial coffee processing.
  • Roastery yang menggunakan mesin roasting berkapasitas lebih besar.

After Burner dalam Sistem Roasting Kopi

After burner dapat ditempatkan sebagai bagian dari keseluruhan instalasi coffee roasting.

Contoh sistemnya:

Green Beans → Coffee Roaster → Cooling → Roasted Beans

Sementara pada jalur gas buang:

Coffee Roaster → Ducting → After Burner AFB 30 → Exhaust

Dengan konfigurasi ini, alur produk kopi dan alur gas buang ditangani melalui sistem yang berbeda.

After burner juga dapat menjadi bagian dari sistem yang terdiri dari:

  • Mesin roasting kopi
  • Cyclone
  • Ducting
  • Exhaust system
  • Chimney
  • Cooling system
  • Destoner roasted beans

AfterBurner vs Cyclone pada Mesin Roasting

Cyclone dan afterburner memiliki fungsi yang berbeda.

Cyclone umumnya membantu memisahkan partikel seperti chaff atau material ringan dari aliran udara mesin roasting.

Sedangkan afterburner melakukan pembakaran lanjutan terhadap asap dan gas buang sebelum dialirkan keluar melalui exhaust.

Dalam instalasi tertentu, keduanya dapat digunakan sebagai bagian dari satu sistem roasting yang terintegrasi.

Aplikasi AfterBurner AFB 30

AFB 30 dapat digunakan pada berbagai fasilitas seperti:

  • Coffee roastery
  • Specialty coffee roastery
  • Commercial coffee roasting
  • Industrial coffee roasting
  • Produsen roasted coffee beans
  • Coffee processing facility
  • Coffee factory
  • Fasilitas produksi kopi

Pemilihan dan instalasi after burner sebaiknya disesuaikan dengan kapasitas mesin roasting, layout lokasi, panjang ducting, sistem exhaust, serta kebutuhan operasional roastery.

FAQ

Pertanyaan Seputar Mesin

Apa itu afterburner untuk mesin roasting kopi?

Afterburner adalah equipment yang digunakan untuk melakukan pembakaran lanjutan terhadap asap dan gas buang dari proses roasting kopi sebelum dialirkan menuju exhaust.

Apa fungsi AfterBurner AFB 30?

AFB 30 berfungsi membantu mengolah asap dan gas buang dari mesin roasting melalui proses pembakaran lanjutan.

Apakah afterburner digunakan untuk mengurangi asap mesin roasting?

After burner dapat membantu mengurangi intensitas asap dan material organik yang terbawa dalam gas buang roasting melalui proses pembakaran lanjutan.

Apakah afterburner sama dengan mesin roasting?

Tidak. Mesin roasting digunakan untuk memanggang green coffee beans menjadi roasted beans, sedangkan after burner menangani asap dan gas buang yang dihasilkan selama proses roasting.

Apakah afterburner sama dengan cyclone?

Tidak. Cyclone terutama digunakan untuk membantu memisahkan partikel dari aliran udara, sedangkan after burner melakukan secondary combustion terhadap gas buang.

Berapa konsumsi daya AfterBurner AFB 30?

AFB 30 memiliki konsumsi daya sekitar 2.000 Watt.

Berapa konsumsi gas AFB 30?

Konsumsi gas sekitar 150–400 gram per batch, tergantung penggunaan dan konfigurasi sistem.

Berapa berat AfterBurner AFB 30?

Berat mesin sekitar 200 kg.

Berapa ukuran AfterBurner AFB 30?

Dimensi AFB 30 sekitar 1,1 × 1 × 2,5 meter (panjang × lebar × tinggi). Dimensi dapat bersifat kondisional mengikuti kebutuhan instalasi.

Di mana afterburner dipasang?

Afterburner umumnya diintegrasikan pada jalur gas buang atau ducting setelah mesin roasting dan sebelum udara dialirkan menuju exhaust atau chimney.

Other Product